Foto Bersama Pasca Penandatanganan PKS

Banjarmasin – Dalam mendukung keterbukaan dan kolaborasi internasional di bidang pendidikan dan riset, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) secara resmi menyepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) tiga pihak bersama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Sogang University, Korea Selatan, pada Rabu, 13 Agustus 2025, bertempat di Aula Hasan Bondan mulai pukul 08.30 WITA.

Sebagai bagian dari transformasi digital dan dukungan sistem informasi akademik lintas institusi, Tim ICT FKIP ULM melihat momentum ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat peran teknologi informasi dalam pelaksanaan program kerja sama, mulai dari kolaborasi penelitian, pertukaran informasi akademik, hingga program pertukaran dosen dan mahasiswa secara daring dan hybrid.

Penandatanganan PKS dilakukan oleh:

  • Dekan FKIP ULM, Sunarno Basuki,
  • Dekan FMIPA Unnes, Edy Cahyono,
  • Perwakilan Sogang University, Won Koo Lee (diwakili oleh Edy Cahyono),
  • Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari, Hamdan, dan
  • Dekan Uniska, Hengki — sebagai bagian dari afiliasi strategis dalam implementasi kerja sama lintas institusi.

Acara turut dihadiri oleh:

  • Wakil Dekan I FKIP ULM, Deasy Arisanty,
  • Ketua Jurusan Pendidikan Kimia, Rusmansyah,
  • Ketua UPKH FKIP ULM, Emma Rosana Febriyanti beserta tim,
  • Tim kerja sama FMIPA Unnes, dan para dosen dari Jurusan Pendidikan Kimia.

Tim ICT FKIP ULM menyiapkan dukungan infrastruktur dan platform digital untuk mendukung program kerja sama ke depan, seperti pengelolaan data kerja sama, penyediaan ruang kolaborasi digital lintas kampus, serta optimalisasi media komunikasi berbasis teknologi yang menunjang kolaborasi internasional.

Dekan FKIP ULM, Sunarno Basuki, menyampaikan bahwa kerja sama ini adalah langkah maju yang dapat memperkuat kapabilitas institusi dalam menjawab tantangan global di bidang pendidikan dan riset. ICT FKIP siap mengawal aspek teknologinya secara berkelanjutan.

Prosesi Penandatanganan PKS

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan awal antara Jurusan Pendidikan Kimia FKIP ULM dengan FMIPA Universitas Negeri Semarang (Unnes), di mana FKIP ULM melalui jurusan terkait menyatakan komitmennya untuk terlibat aktif dalam program implementasi pendidikan, penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang juga melibatkan Sogang University, Korea Selatan.

Program ini merupakan bagian dari Leading University Project for International Cooperation (LUPIC), sebuah inisiatif global yang bertujuan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-17: Partnership for the Goals. Fokus utama dari kerja sama ini adalah memperkuat pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) yang kolaboratif, lintas negara, dan berkelanjutan.

Dalam konteks ini, Tim ICT FKIP ULM melihat adanya peran penting dalam mendukung digitalisasi pelaksanaan program LUPIC, mulai dari:

  • Penyediaan fasilitas teknologi untuk kegiatan seminar, praktik laboratorium, dan pelatihan,
  • Pengembangan platform digital kolaboratif lintas institusi,
  • Dokumentasi kegiatan berbasis data dan multimedia,
  • Hingga pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dalam eksperimen dan pembelajaran STEM.

Sebagai institusi yang dipercaya menjadi bagian dari LUPIC, FKIP ULM diharapkan berperan dalam menyediakan tempat pelaksanaan dan peserta program, termasuk mahasiswa, dosen, dan mitra sekolah. Tim ICT FKIP ULM siap menjadi bagian integral dalam mengawal sisi teknologi dan sistem informasi agar kerja sama ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga terdokumentasi dengan baik dan dapat direplikasi di masa depan.

Foto Bersama Para Hadirin

Setelah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Rabu, 13 Agustus 2025, implementasi kerja sama internasional antara FKIP ULM, FMIPA Unnes, dan Sogang University langsung dijalankan pada 13–14 Agustus, bertempat di FKIP ULM dan SMAN 1 Alalak, Barito Kuala. Tim ICT FKIP ULM turut mengambil peran penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini dari sisi teknologi dan dokumentasi digital.

Implementasi kegiatan mencakup seminar internasional bertema Redesigning Chemical Synthesis Pathways for Environmental Sustainability dan IoT in Chemistry Learning. Kegiatan ini dihadiri oleh dosen, guru, serta mahasiswa dari ULM, UIN Antasari, dan Uniska. Dalam konteks seminar ini, ICT FKIP ULM memfasilitasi dukungan perangkat presentasi, konektivitas, serta dokumentasi digital untuk memastikan proses berjalan lancar dan materi dapat diakses secara luas pasca acara.

Pada sesi siang, kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran berbasis STEM seperti Project-Based Learning (PjBL) eco print dan Microscale Chemistry Practicum, yang dilaksanakan di laboratorium kimia FKIP ULM. Pembelajaran ini diarahkan untuk mengintegrasikan kearifan lokal (seperti penggunaan tumbuhan dalam eksperimen kimia) dengan pendekatan teknologi, serta mengoptimalkan praktik kimia ramah lingkungan dengan menggunakan alat dan bahan berukuran mikro untuk mengurangi limbah praktikum.

Dari sudut pandang ICT, pendekatan ini menunjukkan peluang integrasi lebih dalam antara IoT, STEM, dan teknologi pendidikan. ICT FKIP ULM akan mengeksplorasi lebih jauh potensi platform digital dan data loggers untuk menunjang eksperimen skala mikro dan pembelajaran berbasis proyek ke depan.

Ketua Jurusan Pendidikan Kimia, Rusmansyah, menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung kegiatan ini, Jurusan Pendidikan Kimia FKIP ULM juga mendapatkan hibah peralatan berupa:

  • 1 unit printer 3D
  • 8 paket STEM Chemistry Kit yang mencakup: tabung reaksi, pipa Y, pipet tetes, beaker glass 10 mL, erlenmeyer 10 mL, corong kaca, labu pengenceran 5 mL, kaca arloji, gelas ukur 5 mL, pipet volume 1 mL, rak tabung reaksi, botol vial, dan penjepit tabung reaksi.

ICT FKIP ULM memandang kegiatan ini sebagai bentuk konkret sinergi lintas institusi dan disiplin ilmu, di mana teknologi dan pendidikan saling melengkapi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Ke depan, ICT FKIP siap mendukung digitalisasi praktik STEM, pemanfaatan data eksperimen berbasis IoT, serta platform dokumentasi dan publikasi kegiatan kerja sama internasional.

Dengan adanya sinergi lintas institusi dan dukungan infrastruktur digital yang mumpuni, ICT FKIP ULM berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung implementasi pembelajaran inovatif berbasis teknologi, sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi menuju arah global dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *